Good News from UGM AI Center

Uncategorized
muhalfs

Kolaborasi UGM dan Microsoft Selenggarakan Program Pelatihan dan Sertifikasi AI

Sebanyak 663 peserta mengikuti ujian dari Mei hingga September, dengan tren kelulusan yang terus meningkat setiap bulan di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan evaluasi hasil belajar yang berlangsung dari Mei hingga September menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah peserta dan tingkat kelulusan. Berdasarkan data, total peserta mencapai 663 orang, dengan 279 di antaranya dinyatakan lulus.

Menurut data rekapitulasi, jumlah peserta yang lulus meningkat setiap bulan. Pada Mei, hanya 23 peserta yang lulus, kemudian naik menjadi 47 di Juni, 50 di Agustus, dan melonjak menjadi 159 di September. Rata-rata skor peserta yang lulus juga menunjukkan konsistensi tinggi, dengan nilai tertinggi tercatat pada bulan Mei (831,04), meskipun jumlah peserta masih sedikit.

Seorang koordinator pelaksana ujian menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan efektivitas strategi pembelajaran yang diterapkan. “Kami melihat adanya peningkatan motivasi belajar dan pemahaman materi dari bulan ke bulan,” ujarnya.

Rata-rata waktu yang digunakan peserta juga menunjukkan efisiensi, dengan waktu pengerjaan berkisar antara 2045 hingga 2187 detik. Hal ini menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mampu menyelesaikan ujian dengan baik, tetapi juga dengan manajemen waktu yang efektif.

Dengan tren positif ini, penyelenggara berharap kualitas pembelajaran terus meningkat dan jumlah kelulusan semakin tinggi di bulan-bulan berikutnya. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan hasil yang optimal.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM, Kemendag dan Gemini Google Kerja Sama Perkuat UMKM Tembus Ekspor

Universitas Gadjah Mada melalui Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, di FMIPA UGM UGM, Jumat (23/5), berbarengan dengan pelaksanaan pelatihan Gemini Akademi.

Menteri Budi Santoso menekankan pentingnya keberanian berinovasi dan kesiapan beradaptasi bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar ekspor. Ia melalui pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong perluasan pasar melalui perjanjian dagang internasional. “Kami berharap lulusan perguruan tinggi nantinya tidak hanya mencari kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja dengan menjadi pengusaha,” tegas Budi.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., H.Hum., DEA, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah konkrit meningkatkan kapasitas literasi teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, dan pelaku UMKM. “Kami percaya jika AI digunakan secara etis dan inklusif, ia akan menjadi kekuatan besar dalam transformasi UMKM,” ujarnya.

Isya Hanum Kresnadi, Government Affairs and Public Policy Manager Google Indonesia, menjelaskan bahwa pelatihan Gemini AI hadir untuk membantu UMKM menemukan asisten dan mitra brainstorming yang dapat mendukung kreativitas. “Misi kami adalah membuat informasi dan teknologi bermanfaat bagi semua orang, termasuk pelaku UMKM dan mahasiswa yang nantinya akan terjun di dalamnya,” kata Isya.

Sebagai informasi, Gemini Academy adalah program pelatihan yang digagas Google untuk memperkenalkan pemanfaatan Gemini AI, teknologi kecerdasan besutan Google, bagi berbagai bidang, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam konteks ekspor, pelatihan ini memberikan panduan praktis agar pelaku UMKM bisa lebih siap menghadapi tantangan global melalui inovasi berbasis teknologi.

Selain sesi pelatihan, acara ini juga menghadirkan para praktisi yang telah sukses menembus pasar ekspor, yakni Nissa Khoirina dari Puthic.id, Dewi Harlas selaku praktisi ekspor bulu mata palsu, dan Faih Reza Monoarta selaku CTO Sheo Home Living. Mereka  berbagi pengalaman dan strategi konkret dalam mengelola produk yang siap ekspor kepada peserta.

Kolaborasi ini sejalan dengan semangat UGM sebagai universitas yang merakyat, mandiri, dan berkelanjutan dengan komitmennya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas UMKM, UGM tidak hanya memperkuat kemandirian pelaku usaha lokal, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekonomi Indonesia di tingkat global.

Read More »
Berita terbaru
muhalfs

UGM Gandeng PT Telkom Indonesia Kembangkan AI Center of Excellence

Setelah meluncurkan Artificial Intelligence Center of Excellence (AI CoE), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempercepat langkah penguatan ekosistem AI nasional dengan menggandeng Universitas Gadjah Mada. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sabtu silam (15/11), sebagai upaya strategis memperkuat talenta digital dan mendorong pemanfaatan AI yang inklusif untuk kemajuan digital Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Senior General Manager Telkom Corporate University, Muhammad Subhan Iswahyudi, S.T., M.Eng., dan Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc. Prosesi ini disaksikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, S.Fil., M.A., M.B.A., Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, serta Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, mengapresiasi inisiatif pendirian AI CoE di UGM sebagai wujud kolaborasi penting di era teknologi yang berkembang sangat cepat. “AI Center of Excellence yang akan dibangun di UGM merupakan salah satu bentuk kolaborasi. Kita membutuhkan kolaborasi yang lebih luas, lebih banyak, dan lebih intensif dalam berbagai kegiatan. Hal ini karena kita sedang berpacu di satu era yang sangat krusial bagi perkembangan abad 21,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa adopsi teknologi seperti AI merupakan langkah strategis untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan rendah (middle-income trap). Oleh karena itu adopsi teknologi harus dilakukan sedini mungkin, agar negeri ini bisa segera keluar dari situasi tersebut.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, mengungkapkan bahwa minat terhadap AI di UGM sangat tinggi, bahkan di luar fakultas teknik. “Kajian transformasi digital tahun 2024 kami menunjukkan bahwa 70% peneliti nonteknik memiliki minat untuk mengembangkan riset-riset berbasis AI,” ungkapnya.

Namun minat tersebut masih berhadapan dengan sejumlah tantangan, misalnya saja dukungan tempat, pengembangan untuk akses ke perangkat komputasi, dan ekosistem pendukung. Rektor menjelaskan bahwa teknologi AI kini menjadi kebutuhan fundamental dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi. “Banyak sekali yang dapat kita manfaatkan, mulai dari otomatisasi, kecepatan, hingga akurasi. Itu semuanya mendukung apa yang sedang kita kerjakan, baik transformasi pendidikan, penelitian, pelayanan, maupun administrasi,” jelasnya.

Karena itu, Rektor menegaskan bahwa AI CoE akan menjadi solusi strategis bagi penguatan ekosistem AI di Indonesia. “Dengan adanya inisiasi AI CoE ini, kami berharap akan menjadi sebuah entitas strategis bagi universitas. Bahkan bukan hanya UGM, tetapi untuk universitas di Indonesia dan juga bangsa sehingga kita bisa mempunyai semacam infrastruktur yang kuat, pusat kolaborasi serta menginisiasi inovasi-inovasi yang berdampak,” tegasnya.

Dari sisi industri, Direktur IT Digital PT Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, memandang kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi ideal antara perguruan tinggi dan industri. Ia menjelaskan bahwa Telkom memiliki keunggulan dalam pemahaman kebutuhan pasar. “Kalau kami skill-nya pull, market perlu apa, kami carikan solusinya,” ujarnya.

Faizal juga menekankan prinsip innovation collaboration. “Inovasi tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Telkom, tapi harus dibantu oleh pihak lain. Hulunisasi inovasi berada di perguruan tinggi sedangkan hilirisasi inovasi ada di industri. Kalau kedua entitas itu disatukan, hasilnya akan luar biasanya,” pungkasnya.

AI CoE merupakan inisiatif Telkom untuk mendorong ekosistem AI nasional melalui empat pilar utama yang menghubungkan kolaborasi kampus, riset, praktisi, dan pengembangan solusi industri. Melalui kerja sama dengan UGM, fokus pengembangan diarahkan pada eksplorasi inovasi sektor energi, seperti pemanfaatan sensor akustik pada jaringan serat optik, serta hilirisasi riset kesehatan melalui teknologi e-Tongue dan e-Nose. Untuk mendukung penguatan talenta digital, kedua institusi juga akan mendirikan AI Learning Center, menyusun modul pembelajaran, dan menghadirkan program peningkatan kapasitas bersama para ahli.

Read More »
Berita terbaru
muhalfs

UGM dan Telkom Indonesia Perkuat Kolaborasi Kembangkan Ekosistem AI Nasional

Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Telkom Indonesia menjajaki penguatan kerja sama strategis dalam pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital. Koordinasi yang berlangsung pada Jumat, 19 September 2025, ini dihadiri oleh perwakilan kunci dari kedua belah pihak, termasuk Bapak Fauzan Feisal dari Telkom Indonesia dan Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc.

Dalam pertemuan tersebut, Telkom Indonesia memaparkan inisiatif “Center of Excellence AI” yang mencakup “AI Campus” untuk kolaborasi riset dan talenta, “AI Playground” sebagai platform ide, “AI Connect” melalui program seperti IndigoHub, dan “AI Hub” untuk hilirisasi penelitian yang siap dikomersialkan. “Kami melihat potensi besar dalam sinergi dengan UGM untuk mempercepat pengembangan AI di Indonesia,” ujar Bapak Fauzan Feisal.

Sementara itu, UGM, melalui Dr. Danang Sri Hadmoko, menekankan fokus kolaborasi pada program-program prioritas pemerintah yang mencakup energi, kesehatan, iklim, pendidikan, SDGs, kebijakan sosial, serta industri dan bisnis, termasuk aspek regulasi dan teknologi. Beberapa proyek spesifik yang dibahas meliputi pengembangan Smart Ventilator dengan AI, keamanan siber, dan pembentukan Innovation Project Management Office (IPMO).

Kerja sama ini juga akan menyentuh pengembangan talenta AI melalui kurikulum “AI for Dummies” dan program CSR dengan IBM, serta pemanfaatan platform UGM Online untuk pelatihan bersama. Rencana hilirisasi penelitian dan program “Meet The Investor” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM juga menjadi bagian penting dari agenda kolaborasi ini.

Sebagai tindak lanjut, UGM dan Telkom Indonesia akan mengadakan acara AI di GIK pada 24 September, diikuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) satu minggu setelahnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi konkret dan talenta unggul yang akan mendorong kemajuan AI dan transformasi digital di berbagai sektor strategis nasional.

 

Catatan Ringkas

Ringkasan Koordinasi Kerja Sama UGM dan Telkom Indonesia

Tanggal: Jumat, 19 September 2025
Peserta:
Telkom Indonesia:

  • Bapak Fauzan Feisal (Deputy Executive VP – Digital Business & Technology)
  • Bapak Yuswo Hady (Managing Partner Inventure Indonesia)
  • Tim Telkom Witel Yogyakarta.

UGM:

  • Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc.
  • Kepala Biro Transformasi Digital (diwakili oleh Andri Prima Nugroho dan Muhammad Alif T)
  • Direktur Utama Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM,
  • Tim Sekretariat/Pendukung.

Fokus Diskusi: Penjajakan dan penguatan kolaborasi antara UGM dan Telkom Indonesia, khususnya dalam ekosistem kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital.

Inisiatif Telkom Indonesia: Center of Excellence AI
Telkom sedang merevitalisasi diri di era AI dengan membentuk Center of Excellence yang mencakup:
AI Campus: Kolaborasi dengan kampus untuk pengembangan talenta dan riset AI.
AI Playground: Platform untuk pengembangan ide-ide terkait AI.
AI Connect: Program seperti IndigoHub untuk menghubungkan inovator.
AI Hub: Pusat komersialisasi dan hilirisasi penelitian AI yang siap dikembangkan.

 

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan Robot Lengan Pintar untuk Sortasi Otomatis Produk Pertanian

Yogyakarta – Dr. Ir. Radi, seorang peneliti dari Unit Kerja Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), tengah memimpin sebuah penelitian inovatif untuk merancang sistem sortasi dan grading otomatis produk pertanian berbasis teknologi robot lengan. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam penanganan pascapanen, didukung oleh pendanaan dari DRTPM (Hibah Kemendikbudristek) dan dijadwalkan berlangsung dari tahun 2022 hingga 2025.

Penelitian yang berjudul “Perancangan Sistem Sortasi dan Grading Otomatis Produk Pertanian Berbasis Teknologi Robot Lengan” ini berfokus pada pengembangan solusi otomatisasi untuk proses penting dalam rantai pasok pertanian. Sistem ini dirancang untuk secara cerdas mengidentifikasi, memilah, dan mengklasifikasikan produk pertanian berdasarkan kriteria tertentu seperti ukuran, warna, atau cacat, menggunakan kemampuan robot lengan yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning/Deep Learning.

Dr. Radi dan timnya berupaya menciptakan prototipe atau produk AI yang dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, meminimalkan kesalahan manusia, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas serta nilai jual produk pertanian. Penelitian ini juga bersifat kolaboratif dengan mitra eksternal, baik nasional maupun internasional, menunjukkan pendekatan komprehensif UGM dalam pengembangan teknologi. Output yang diharapkan dari penelitian ini adalah prototipe atau produk AI yang fungsional.

Dengan adanya sistem sortasi dan grading otomatis ini, diharapkan sektor pertanian Indonesia dapat mencapai standar kualitas yang lebih tinggi, mengurangi kerugian pascapanen, dan meningkatkan daya saing di pasar global. Inovasi ini menjadi langkah maju UGM dalam mendukung modernisasi pertanian melalui pemanfaatan kecerdasan buatan.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan Smart Portable Roaster Berbasis AI untuk Kopi dan Kakao Bermutu Tinggi

Yogyakarta – Dr. Ir. Radi, seorang peneliti dari Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), memimpin sebuah penelitian inovatif untuk mengembangkan Smart Portable Roaster. Alat ini dirancang untuk meningkatkan kualitas produksi biji kopi dan kakao sangrai melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya computer vision dan deep learning, dalam memprediksi derajat sangrai. Penelitian yang didanai oleh DRTPM (Hibah Kemendikbudristek) ini telah berjalan sejak tahun 2022 dan ditargetkan selesai pada 2025.

Penelitian yang berjudul “Perancangan Smart Portable Roaster untuk Inovasi Produksi Biji Kopi/Kakao Hasil Sangrai yang Bermutu Tinggi” ini berfokus pada pengembangan sistem yang mampu secara otomatis dan akurat menentukan tingkat kematangan sangrai biji kopi atau kakao. Dr. Radi menjelaskan bahwa salah satu komponen kunci dari roaster pintar ini adalah model prediksi derajat sangrai yang memanfaatkan teknologi computer vision dan deep learning. “Dengan teknologi ini, kami berharap dapat menghasilkan biji kopi dan kakao sangrai dengan kualitas yang konsisten dan bermutu tinggi, yang sebelumnya sulit dicapai secara manual,” ujarnya.

Proyek ini merupakan upaya kolaboratif dengan mitra eksternal, baik nasional maupun internasional, menunjukkan komitmen UGM dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak luas. Hingga saat ini, penelitian yang didukung penuh oleh DRTPM melalui Hibah Kemendikbudristek ini telah menghasilkan prototipe awal dan terus dalam tahap pengembangan menuju produk AI yang siap diaplikasikan. Output akhir dari penelitian ini diharapkan berupa prototipe atau produk AI yang fungsional.

Diharapkan, Smart Portable Roaster ini tidak hanya akan menjadi inovasi penting dalam industri pengolahan kopi dan kakao, tetapi juga dapat memberdayakan petani dan pelaku usaha kecil menengah untuk menghasilkan produk berkualitas ekspor. Inovasi ini menegaskan peran UGM dalam memajukan teknologi pertanian di Indonesia.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan Analisis Metagenomik Madu untuk Kontrol Kualitas dan Keaslian

Yogyakarta – Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), Imam Bagus Nugroho, S.Si., M.Sc., dari Unit Kerja Teknologi Pertanian, tengah mengembangkan penelitian inovatif berjudul “Analisis Metagenomik Madu Untuk Mendukung Upaya Kontrol Kualitas, Keaslian dan Bioprospeksi Madu Alam”. Penelitian yang dimulai sejak tahun 2023 ini bertujuan untuk meningkatkan standar kontrol kualitas dan keaslian madu alam di Indonesia, memanfaatkan pendekatan Big Data Analytics dan Machine Learning.

Penelitian ini berfokus pada klasifikasi produk fermentasi, khususnya madu, berdasarkan asal (origin), cara produksi, dan atribut penting lainnya. Metode yang digunakan melibatkan penerapan Unsupervised dan Supervised Machine Learning pada data metabarcoding dan metagenomik. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan model atau algoritma yang presisi untuk mengidentifikasi karakteristik unik madu, sehingga dapat membedakan madu asli dari yang palsu atau terkontaminasi, serta mengungkap potensi bioprospeksi madu.

Imam Bagus Nugroho menjelaskan bahwa riset ini merupakan upaya kolaboratif lintas fakultas di UGM, menunjukkan komitmen universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak. Dengan pendanaan internal, penelitian yang masih berlangsung ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap industri madu dan perlindungan konsumen. Output dari penelitian ini adalah model atau algoritma yang dapat digunakan secara praktis.

Melalui inovasi ini, UGM berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk menjaga integritas produk madu alam, sekaligus membuka peluang baru dalam pemanfaatan potensi biologis madu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi kebijakan kontrol kualitas dan keaslian madu di masa depan.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan Mesin Cerdas Pengukur Viabilitas Benih Non-Destruktif dengan Deep Learning

Dr. Ir. Radi dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama tim lintas fakultas, sedang memimpin penelitian inovatif untuk mengembangkan prototipe mesin pengukur viabilitas benih tomat dan semangka non-biji. Proyek yang didanai LPDP ini bertujuan menciptakan metode pengukuran yang cepat dan non-destruktif, memanfaatkan teknologi _hyperspectral_ dan _X-ray imaging_ yang dipadukan dengan analisis _deep learning_.

Penelitian yang berlangsung dari tahun 2024 hingga 2025 ini berfokus pada pengembangan perangkat lunak dan prototipe yang mampu mengestimasi tingkat viabilitas benih secara akurat tanpa merusak benih. Pendekatan ini mengatasi keterbatasan metode konvensional yang seringkali memakan waktu dan bersifat destruktif. Dengan mengintegrasikan pengolahan citra digital canggih dan algoritma _deep learning_, sistem ini diharapkan dapat menganalisis karakteristik internal benih untuk memprediksi potensi perkecambahannya. Kolaborasi lintas fakultas UGM dalam riset ini menunjukkan komitmen untuk menghadirkan solusi teknologi pertanian yang mutakhir dan efisien.

Pengembangan prototipe mesin ini diharapkan menjadi terobosan penting dalam industri perbenihan, memungkinkan petani dan produsen benih untuk lebih cepat dan akurat dalam memilih benih berkualitas tinggi. Inovasi ini berpotensi besar untuk meningkatkan efisiensi pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan Sistem Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Pertanian Nanas Presisi

Dr. Ir. Radi dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menyelesaikan penelitian pengembangan Model Smart Irrigation System (SIS) berbasis Wireless Sensor Network (WSN) pada tahun 2019. Inovasi ini bertujuan untuk mendukung pertanian presisi, khususnya pada perkebunan nanas, dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis kecerdasan buatan.

Penelitian yang didanai oleh DIPA Fakultas ini berhasil menghasilkan sebuah model dan algoritma yang menjadi dasar bagi implementasi SIS. Sistem ini dirancang untuk memungkinkan pemantauan kondisi tanah dan tanaman secara real-time melalui jaringan sensor nirkabel. Dengan demikian, pemberian air dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan spesifik perkebunan nanas, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas pertanian secara signifikan. Pendekatan pertanian presisi melalui teknologi IoT berbasis AI ini menjadi solusi inovatif untuk tantangan pengelolaan sumber daya di sektor pertanian.

Keberhasilan pengembangan model SIS ini menandai langkah maju UGM dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui inovasi teknologi. Diharapkan, model ini dapat diimplementasikan secara luas untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian di Indonesia.

Read More »
Berita terbaru
muhalfs

UGM Ciptakan Alat AI untuk Deteksi Cepat Mutu Fisik Biji Kakao Kering

Yogyakarta – Dr. Ir. Radi, S.T.P., M.Eng., IPU, ASEAN Eng, seorang peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil merancang sebuah alat deteksi cepat mutu fisik biji kakao kering. Penelitian yang telah selesai pada tahun 2022 ini memanfaatkan teknologi pengolahan citra digital untuk mengembangkan sistem sortasi otomatis, bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas produk kakao di industri.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ir. Radi ini berfokus pada pengembangan solusi inovatif untuk tantangan dalam industri kakao, khususnya dalam proses sortasi biji. Dengan menggunakan pendekatan Computer Vision melalui pengolahan citra digital, alat ini mampu menganalisis karakteristik fisik biji kakao kering secara cepat dan akurat. Hal ini menjadi dasar penting bagi pengembangan sistem sortasi online yang dapat bekerja secara otomatis.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan alat yang dapat membantu industri kakao dalam memastikan kualitas produk mereka dengan lebih efisien,” jelas Dr. Ir. Radi. “Dengan deteksi mutu yang cepat dan otomatis, proses sortasi dapat dilakukan dengan lebih presisi, mengurangi kesalahan manusia, dan pada akhirnya meningkatkan nilai jual biji kakao.”

Riset ini didanai oleh DRTPM (Hibah Kemendikbudristek) dan merupakan hasil kolaborasi dengan mitra eksternal, baik nasional maupun internasional. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen UGM dalam menghadirkan inovasi yang relevan dan berdampak luas bagi sektor pertanian dan industri. Output dari penelitian ini adalah sebuah prototipe atau produk AI yang siap untuk dikembangkan lebih lanjut.

Kehadiran prototipe alat deteksi mutu biji kakao berbasis AI ini diharapkan dapat menjadi terobosan signifikan bagi industri kakao di Indonesia. Inovasi ini berpotensi besar untuk meningkatkan standar kualitas, efisiensi produksi, dan daya saing produk kakao di pasar global, mendukung kemajuan sektor pertanian dan industri pangan.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan Sistem Drone AI untuk Pantau Kesehatan Tanaman Pepaya

Yogyakarta – Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc, seorang peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), tengah memimpin pengembangan sistem inovatif untuk mengevaluasi kesehatan tanaman pepaya (Carica Papaya L.). Sistem ini memanfaatkan teknologi drone Vertical Take-Off and Landing (VTOL) yang dilengkapi sensor multispektral, dengan analisis data menggunakan pendekatan Computer Vision, bertujuan untuk mendukung pengelolaan budidaya yang lebih presisi.

Penelitian yang dimulai pada tahun 2025 ini berfokus pada pemanfaatan teknologi canggih untuk mendeteksi kondisi fisiologis tanaman pepaya secara non-invasif. Drone jenis VTOL dipilih karena kemampuannya untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal, memungkinkan pengumpulan data yang fleksibel di area perkebunan. Sensor multispektral pada drone akan merekam data spektral dari kanopi tanaman, yang kemudian diolah menggunakan algoritma Computer Vision.

“Sistem ini dirancang untuk memberikan informasi spasial mengenai status kesehatan pepaya secara cepat, akurat, dan efisien,” jelas Ardan Wiratmoko. “Dengan mendeteksi perbedaan kondisi fisiologis tanaman sejak dini, petani dapat mengambil tindakan pencegahan atau penanganan yang tepat, sehingga meminimalkan kerugian dan meningkatkan hasil panen.”

Riset yang didanai oleh DIPA Fakultas ini merupakan proyek kolaboratif dengan mitra eksternal, baik dari dalam maupun luar negeri, menunjukkan upaya UGM dalam menghadirkan solusi pertanian yang relevan secara global. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, penelitian ini diharapkan menghasilkan model/algoritma serta video/poster inovasi yang dapat menjadi panduan praktis bagi industri pertanian.

Pengembangan sistem ini menandai langkah maju dalam penerapan teknologi AI di sektor pertanian, khususnya untuk budidaya pepaya. Diharapkan, inovasi ini akan membuka jalan bagi praktik pertanian yang lebih cerdas dan berkelanjutan, memastikan produksi pepaya yang optimal dan sehat di masa depan.

Read More »
Uncategorized
muhalfs

UGM Kembangkan AI untuk Optimalkan Produksi Selada di Pertanian Dalam Ruang

Yogyakarta – Ir. Andri Prima Nugroho, STP., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng, seorang peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil mengembangkan sebuah model inovatif untuk memprediksi laju fotosintesis tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada sistem pertanian dalam ruang (indoor farming). Penelitian yang selesai pada tahun 2025 ini menggunakan algoritma Random Forest untuk memberikan estimasi fotosintesis yang akurat, bertujuan meningkatkan efisiensi produksi pertanian modern.

Model yang dikembangkan oleh Ir. Andri Prima Nugroho ini memanfaatkan algoritma Random Forest, sebuah metode Machine Learning, untuk menganalisis data lingkungan dan fisiologis tanaman selada. Dengan demikian, model ini mampu memberikan prediksi laju fotosintesis yang presisi, yang sangat krusial dalam mengoptimalkan kondisi pertumbuhan tanaman.

Penelitian ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi para petani dan pengelola indoor farming dalam membuat keputusan yang lebih cerdas terkait pengaturan lingkungan tumbuh, seperti intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan pertumbuhan dan hasil panen selada secara efisien.

Riset yang didanai secara internal ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan mitra eksternal, baik nasional maupun internasional, menunjukkan komitmen UGM dalam mengembangkan solusi pertanian berbasis teknologi. Output utama dari penelitian ini adalah sebuah model atau algoritma yang siap diimplementasikan untuk mendukung pertanian presisi.

Dengan adanya model prediksi laju fotosintesis berbasis AI ini, sektor pertanian dalam ruang diharapkan dapat mencapai tingkat efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi, mendukung ketahanan pangan melalui inovasi teknologi yang berkelanjutan.

Read More »