Yogyakarta – Dr. Ir. Radi, S.T.P., M.Eng., IPU, ASEAN Eng, seorang peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil merancang sebuah alat deteksi cepat mutu fisik biji kakao kering. Penelitian yang telah selesai pada tahun 2022 ini memanfaatkan teknologi pengolahan citra digital untuk mengembangkan sistem sortasi otomatis, bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas produk kakao di industri.
Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ir. Radi ini berfokus pada pengembangan solusi inovatif untuk tantangan dalam industri kakao, khususnya dalam proses sortasi biji. Dengan menggunakan pendekatan Computer Vision melalui pengolahan citra digital, alat ini mampu menganalisis karakteristik fisik biji kakao kering secara cepat dan akurat. Hal ini menjadi dasar penting bagi pengembangan sistem sortasi online yang dapat bekerja secara otomatis.
“Tujuan utama kami adalah menciptakan alat yang dapat membantu industri kakao dalam memastikan kualitas produk mereka dengan lebih efisien,” jelas Dr. Ir. Radi. “Dengan deteksi mutu yang cepat dan otomatis, proses sortasi dapat dilakukan dengan lebih presisi, mengurangi kesalahan manusia, dan pada akhirnya meningkatkan nilai jual biji kakao.”
Riset ini didanai oleh DRTPM (Hibah Kemendikbudristek) dan merupakan hasil kolaborasi dengan mitra eksternal, baik nasional maupun internasional. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen UGM dalam menghadirkan inovasi yang relevan dan berdampak luas bagi sektor pertanian dan industri. Output dari penelitian ini adalah sebuah prototipe atau produk AI yang siap untuk dikembangkan lebih lanjut.
Kehadiran prototipe alat deteksi mutu biji kakao berbasis AI ini diharapkan dapat menjadi terobosan signifikan bagi industri kakao di Indonesia. Inovasi ini berpotensi besar untuk meningkatkan standar kualitas, efisiensi produksi, dan daya saing produk kakao di pasar global, mendukung kemajuan sektor pertanian dan industri pangan.