Yogyakarta – Ir. Andri Prima Nugroho, STP., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng. dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil merampungkan penelitian inovatif pada tahun 2025. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi posisi dan monitoring pertumbuhan tanaman dinamis pada budidaya hidroponik, mengintegrasikan teknologi Computer Vision dan Computer Numerical Control (CNC) untuk meningkatkan akurasi pemantauan, efisiensi budidaya, serta mendukung otomatisasi pertanian presisi.
Sistem canggih ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan pemantauan manual dalam budidaya hidroponik. Dengan Computer Vision, sistem mampu mendeteksi posisi tanaman dan mengukur berbagai parameter pertumbuhan secara real-time, seperti tinggi, lebar daun, atau warna, yang menjadi indikator kesehatan tanaman. Data visual ini kemudian dianalisis untuk memberikan informasi akurat mengenai kondisi setiap tanaman.
Integrasi dengan Computer Numerical Control (CNC) memungkinkan pergerakan perangkat monitoring secara dinamis dan presisi. Ini berarti kamera atau sensor dapat bergerak secara otomatis untuk memindai seluruh area budidaya, memastikan setiap tanaman terpantau tanpa perlu intervensi manusia secara terus-menerus. “Sistem ini adalah langkah maju menuju pertanian hidroponik yang sepenuhnya otomatis dan cerdas,” jelas Ir. Andri Prima Nugroho. “Dengan pemantauan yang lebih akurat dan efisien, kita bisa mengoptimalkan kondisi pertumbuhan, mendeteksi masalah lebih dini, dan pada akhirnya meningkatkan hasil panen secara signifikan.”
Penelitian yang didanai secara internal ini juga melibatkan kolaborasi dengan mitra eksternal, baik dari dalam maupun luar negeri, menunjukkan komitmen UGM dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak luas. Output dari penelitian ini berupa model dan algoritma yang siap diimplementasikan untuk mendukung sistem pertanian presisi modern.
Dengan selesainya pengembangan sistem ini, diharapkan budidaya hidroponik dapat menjadi lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan, membuka jalan bagi inovasi lebih lanjut dalam sektor pertanian berbasis teknologi di masa depan.