Call for Action

Bencana longsor yang terjadi di Aceh, Padang, dan Tapanuli dan daerah lainnya tidak hanya meninggalkan dampak fisik, tetapi juga tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan jangka panjang bagi masyarakat terdampak. Fase pemulihan pascabencana menjadi momentum krusial untuk membangun kembali dengan pendekatan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui pengalaman gerakan serupa di masa pendemi COVID-19 melalui Respon COVID-19 Indonesia dengan pendekatan data dan peyajian data untuk membantu mitigasi dan penanganan kasus, gerakan teknologi untuk membantu proses pemulihan dan penanganan kedepan sangat krusial.
Tentang Tech4Disaster
Tech4Disaster hadir sebagai sebuah gerakan kolaboratif yang menginisiasi pemanfaatan teknologi, data, dan inovasi lintas disiplin untuk mendukung proses pemulihan wilayah terdampak longsor. Gerakan ini mendorong lahirnya ide, proyek nyata, dan solusi inovatif yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana di masa depan.
Melalui pendekatan technology for social good, Tech4Disaster mengintegrasikan keahlian di bidang teknologi informasi, kecerdasan artifisial, data analytics, sistem informasi geografis (GIS), rekayasa lingkungan, hingga inovasi sosial. Fokus utama diarahkan pada fase pemulihan, seperti pemetaan kerusakan dan risiko lanjutan, perencanaan rehabilitasi berbasis data, dukungan layanan publik dan pendidikan, pemulihan ekonomi lokal, serta penguatan kapasitas komunitas.
Melalui pendekatan technology-driven and SDGs-oriented recovery, Tech4Disaster mendorong lahirnya ide dan proyek inovatif yang berkontribusi pada:
- SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemulihan ekonomi lokal dan UMKM pascabencana
- SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui dukungan layanan kesehatan, pendidikan darurat, dan pembelajaran jarak jauh
- SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui perencanaan infrastruktur rehabilitasi berbasis data dan teknologi
- SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui tata ruang dan mitigasi risiko berbasis GIS dan analitik spasial
- SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pemulihan lingkungan dan pengurangan risiko bencana berulang
Tech4Disaster percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara akademisi, praktisi teknologi, pemerintah, komunitas lokal, industri, dan relawan untuk menciptakan dampak yang nyata dan berkelanjutan.
Join Us, Support and Make Impact!
Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam Gerakan Tech4Disaster, sebuah ruang kolaborasi terbuka bagi siapa pun yang memiliki kepedulian dan kompetensi untuk berkontribusi dalam pemulihan wilayah terdampak longsor di Aceh, Padang, dan Tapanuli dan daerah lainnya.
Partisipasi Anda dapat diwujudkan melalui:
- Inisiasi ide dan gagasan inovatif berbasis teknologi dan sosial
- Pengembangan proyek atau pilot project untuk mendukung pemulihan pascabencana
- Riset terapan dan pemanfaatan data untuk pemetaan risiko, perencanaan rehabilitasi, dan pengambilan keputusan
- Kolaborasi lintas sektor antara akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas
- Pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat lokal melalui solusi teknologi yang kontekstual
Tech4Disaster terbuka bagi:
- Akademisi dan peneliti
- Mahasiswa dan komunitas inovator
- Praktisi teknologi dan startup
- Profesional kebencanaan dan pembangunan
- Organisasi masyarakat sipil dan relawan

Mari bersama-sama mengubah empati menjadi aksi, dan teknologi menjadi solusi nyata. Dengan kolaborasi dan inovasi, kita dapat mendukung proses pemulihan yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Join WAG (akan di invite setelah mendaftar)
